<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jurnal Irfan Kamil</title>
	<atom:link href="http://kamil.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kamil.web.id</link>
	<description>The Web Log</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 May 2012 00:50:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
		<item>
		<title>Demokrasi Itu Mahal</title>
		<link>http://kamil.web.id/blog/2012/05/18/demokrasi-itu-mahal/</link>
		<comments>http://kamil.web.id/blog/2012/05/18/demokrasi-itu-mahal/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 00:50:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irfan Kamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamil.web.id/?p=321</guid>
		<description><![CDATA[Sedikit bukti kenapa mahal untuk satu kota, dan bisa dikalikan dengan jumlah kota ditambah jumlah provinsi. Belum lagi kalo presiden, ga kebayang]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sedikit bukti kenapa mahal untuk satu kota, dan bisa dikalikan dengan jumlah kota ditambah jumlah provinsi. Belum lagi kalo presiden, ga kebayang</p>
<p><a target='_blank' title='ImageShack - Image And Video Hosting' href='http://imageshack.us/photo/my-images/571/53298231570465299191377.jpg/'><img src='http://img571.imageshack.us/img571/8881/53298231570465299191377.jpg' border='0'/></a></p>
<p><a target='_blank' title='ImageShack - Image And Video Hosting' href='http://imageshack.us/photo/my-images/259/53869431570476499471377.jpg/'><img src='http://img259.imageshack.us/img259/2923/53869431570476499471377.jpg' border='0'/></a></p>
<p><a target='_blank' title='ImageShack - Image And Video Hosting' href='http://imageshack.us/photo/my-images/3/17897631570448898781377.jpg/'><img src='http://img3.imageshack.us/img3/201/17897631570448898781377.jpg' border='0'/></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamil.web.id/blog/2012/05/18/demokrasi-itu-mahal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Multi Ring File</title>
		<link>http://kamil.web.id/blog/2012/04/13/multi-ring-file/</link>
		<comments>http://kamil.web.id/blog/2012/04/13/multi-ring-file/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Apr 2012 14:31:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irfan Kamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Journal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamil.web.id/?p=315</guid>
		<description><![CDATA[oleh Irfan Kamil, Zulhendra Valiant Janir, dan Muhammad Rifqi Irshadi Abstrak Makalah ini berisi tentang penjelasan tentang organisasi file Multi Ring yang dapat diimplementasikan untuk Basis Data. Selain itu juga ada penjelasan tentang operasi proseduralnya seperti Position-to, read, read-next, write, delete, dan reorganisasi file. Dalam makalah ini juga ada analisis singkat untuk contoh penerapan organisasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>oleh Irfan Kamil, Zulhendra Valiant Janir, dan Muhammad Rifqi Irshadi<br />
<strong>Abstrak</strong><br />
Makalah ini berisi tentang penjelasan tentang organisasi file Multi Ring yang dapat diimplementasikan untuk Basis Data. Selain itu juga ada penjelasan tentang operasi proseduralnya seperti Position-to, read, read-next, write, delete, dan reorganisasi file. Dalam makalah ini juga ada analisis singkat untuk contoh penerapan organisasi file Multi Ring yaitu pada SMS Center.</p>
<p><strong>Pendahuluan</strong><br />
Fitur utama yang diperlukan dalam sistem yang menyimpan data dalam jumlah banyak adalah kemudahan akses dan penyimpanan yang ekonomis. Kriteria penting lainnya adalah keamanan privasi, keandalan, dan kemampuan untuk merepresentasikan struktur informasi di dunia nyata. Namun, semua kriteria tersebut cenderung kontraproduktif satu sama lain. Pemilihan metode organisasi arsip menentukan kecocokan relatif dari sistem yang akan dibuat berdasarkan kriteria di atas. Jumlah metode organisasi arsip yang mungkin diterapkan nyaris tidak terbatas. Namun, semua metode tersebut dapat dikerucutkan menjadi enam metode dasar. Metode lainnya kebanyakan merupakan kombinasi dari enam metode tersebut. Salah satu dari enam metode tersebut yang akan dibahas oleh penulis adalah metode multi ring.</p>
<p>Makalah :<br />
<a href='http://kamil.web.id/wp-content/uploads/2012/04/multiring-file.pdf'>multiring-file.pdf</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamil.web.id/blog/2012/04/13/multi-ring-file/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum Belajar dalam Islam</title>
		<link>http://kamil.web.id/blog/2012/04/06/hukum-belajar-dalam-islam/</link>
		<comments>http://kamil.web.id/blog/2012/04/06/hukum-belajar-dalam-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Apr 2012 00:47:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irfan Kamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Repost]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamil.web.id/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[Hukum belajar ilmu agama yg syumul itu fardhu ain, wajib belajar bagi setiap orang. Tapi ia tak masuk sistem. Media terdekat untuk mempelajarinya skrg difasilitasi kantong2 mentoring. Tetap saja. Bukan hal wajib. Ia menjadi pilihan kegiatan. Umat Islam di negeri ini kalah secara sistem, bahkan untuk memelajari ilmu agamanya sendiri. Ditambah lagi, universitas berlabel Islam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hukum belajar ilmu agama yg syumul itu fardhu ain, wajib belajar bagi setiap orang. Tapi ia tak masuk sistem. Media terdekat untuk mempelajarinya skrg difasilitasi kantong2 mentoring. Tetap saja. Bukan hal wajib. Ia menjadi pilihan kegiatan. Umat Islam di negeri ini kalah secara sistem, bahkan untuk memelajari ilmu agamanya sendiri. Ditambah lagi, universitas berlabel Islam yg seharusnya meluluskan cendikiawan Islam malah bnyk diracuni ide sesat liberal dn pluralisme. Kata-katanya adalah Islam menjadi minoritas dalam mayoritasnya muslim di negeri ini.</p>
<p>Belajar Islam tidak melulu membuatmu jadi kiai. Tapi belajar Islam menjadikanmu sebenar-benar manusia yang benar. Islam menjadikan seorg teknokrat berjuang utk kejayaan bangsa dan agamanya. Menjaganya utk tetap idealis karena yg ia incar adalah akhirat. Islam mnjadikn dokter pnh dedikasi, bkn krn materi atw ucpn trma ksih. Krn dg itu ia bisa bermanfaat hgga dg itu ia dpt mncium wngi surga. Islam pun mnjdkn birokrat tegas mneriakkan kbnaran dalam sendunya kesalahan massal. Krn pegangannya bukanlah dunia, tapi Allah semata.</p>
<p>Islam mnyempurnakn pandangan manusia thd dunia dan tujuan hidup apapun peran dan profesinya. Sayangnya belajar hal yg menjadi ruh kehidupan ini kalah dg wajibnya menuntut pendidikan ilmu umum. Blajar ilmu umum hukumnya fardhu kifayah. Artinya bla sdh ada sbgian org yg mnuntutnyam, org lain lepas kwjbn dn boleh mnuntut ilmu yg lain.</p>
<p>tweet by @anggakdinata</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamil.web.id/blog/2012/04/06/hukum-belajar-dalam-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Antara Cinta dan Es Krim</title>
		<link>http://kamil.web.id/blog/2012/01/23/antara-cinta-dan-es-krim/</link>
		<comments>http://kamil.web.id/blog/2012/01/23/antara-cinta-dan-es-krim/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2012 06:20:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irfan Kamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Repost]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamil.web.id/?p=296</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu ada seorang sahabat saya menanyakan tentang cinta kepada saya. Saat itu saya sedang tidak mau membicarakan cinta karena merasa ada hal yang lebih penting dibicarakan.Sore ini saya diingatkan kembali oleh sahabat saya tentang 3 hal yang membunuh karakter seorang aktivis dakwah: Rasa takut, keragu-raguan, dan syahwat. Kalo bicara soal Syahwat pastilah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu ada seorang sahabat saya menanyakan tentang cinta kepada saya. Saat itu saya sedang tidak mau membicarakan cinta karena merasa ada hal yang lebih penting dibicarakan.Sore ini saya diingatkan kembali oleh sahabat saya tentang 3 hal yang membunuh karakter seorang aktivis dakwah: Rasa takut, keragu-raguan, dan syahwat. Kalo bicara soal Syahwat pastilah berhubungan dengan cinta dan vmj (virus merah jambu). Alhamdulillah selama saya berperan sebagai aktivis dakwah (ngakunya) belum pernah saya terjangkit penyakit vmj, dan jangan sampe pernah terjangkit. Bukan karena amalan saya yang banyak, sungguh masih banyak yang harus saya perbaiki di diri saya. Tapi bukan juga berarti saya ga normal (ga suka ma cowok), sumpah saya masih suka ma cowok apalagi yang baik, ganteng, sholeh, pokona mah yang perfect. Yang saya lakukan hanyalah hal yang sederhana, tegas pada hati dan diri sendiri.<br />
<a href="http://kamil.web.id/wp-content/uploads/2012/01/24499_1256913544688_1285092644_30549621_5230125_n.jpg"><img src="http://kamil.web.id/wp-content/uploads/2012/01/24499_1256913544688_1285092644_30549621_5230125_n.jpg" alt="" title="24499_1256913544688_1285092644_30549621_5230125_n" width="300" height="219" class="alignright size-full wp-image-297" /></a></p>
<p>Ga ada yang salah sama cinta, yang salah adalah cara kita merespon perasaan itu. Kalo di ibaratkan kita lagi shaum di bulan ramadhan, terus ada yang mendadak memberi kita eskrim pada siang hari. Orang yang memberi maupun eskrim itu ga salah kan? Nah, sekarang tinggal bagaimana sikap kita ke es krim itu. Kalo kita langsung makan pas orang itu ngasih (di siang hari), maka kita cuma dapet dosa dan shaumnya otomatis batal. Kalo kita memutuskan untuk memakannya saat berbuka tapi eskrim itu selalu kita bawa kemana-mana atau tidak disimpan dengan benar, maka saat kita memakan eskrim saat berbuka tentu saja tidak enak karena sudah dipastikan akan cair dan tidak enak lagi untuk dimakan. Kalo kita taro/simpen eskrim itu di lemari es, tapi kita kita membuka pintu lemari es agar memastikan tidak ada orang lain yang mengambilnya, otomatis juga bekunya ga akan maksimal, pastinya eskrim agak sedikit meleleh, ga akan nikmatlah kalo dimakan pas buka shaum. Nah, berbeda kalo kita simpan eskrim itu di lemari es, dengan suhu yang pas, lalu lemari es itu kita tutup dan sambil menunggu waktu buka shaum kita melakukan hal yang bermanfaat. Pas waktunya buka shaum, kita buka deh lemari esnya dan bisa menikmati eskrim tersebut. Gimana kalo eskrimnya udah ga ada? Mungkin dimakan duluan ma orang lain atau yang punyanya mengambilnya kembali? Itu berarti eskrim itu bukan rejeki kita. Disinilah prasangka baik kita digunakan. Akan ada menu buka shaum yang lebih nikmat yang akan diberikan oleh Allah.</p>
<p>Ya, itulah pikiran sederhana saya tentang cinta. Sebenarnya pikiran ini saya dapatkan saat saya mentoring klasikal kampus yang dibawakan oleh ustad Hipni Mubarok (kalo ga salah) tapi beliau mengibaratkan cinta itu brownis, berhubung saya suka eskrim makanya saya analogikan cinta itu adalah eskrim. Semenjak mendengar ceramah dari itu, pemikiran sederhana itu sangat membawa pengaruh besar pada kehidupan saya. Semenjak itu pula saya bisa memanage hati saya. Dan saya harap, siapapun yang membaca tulisan ini juga terbuka pikirannya.</p>
<p><em>Artikel ini merupakan repost dari blog <a href="http://yulijannaini.wordpress.com/2011/07/07/antara-cinta-dan-es-krim/">ini</a> oleh teh Yuli Jannaini. Pandangan saya, hal ini cukup menggambarkan kondisi dan perilaku ABG saat ini. Jadi, bagi yang merasa galau dan belum mantap hatinya, segera pilihlah jalan Allah yang lurus <img src='http://kamil.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamil.web.id/blog/2012/01/23/antara-cinta-dan-es-krim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>All I Can Do is Facepalm</title>
		<link>http://kamil.web.id/blog/2012/01/23/all-i-can-do-is-facepalm/</link>
		<comments>http://kamil.web.id/blog/2012/01/23/all-i-can-do-is-facepalm/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2012 23:18:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irfan Kamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamil.web.id/?p=288</guid>
		<description><![CDATA[Kompilasi kekecewaan terhadap kondisi saat ini Minuman yang Memabukkan Ya Allah, udah jelas-jelas mereka melanggar aturan-Mu. Masih aja cari pembenaran&#8230; Lihat saja sudah banyak dampak negatif yang merugikan masyarakat. Kalo masyarakat tidak mau rugi BASMI KHAMR, atau dengan cara tidak mengonsumsinya saja. Korupsi Udah jelas-jelas haram, merugikan, dan menghancurkan. Eh, masih dilakukan. Gilirannya ketangkep, eh, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kompilasi kekecewaan terhadap kondisi saat ini</p>
<p><strong>Minuman yang Memabukkan<br />
</strong><a href="http://kamil.web.id/wp-content/uploads/2012/01/miras5.jpg"><img src="http://kamil.web.id/wp-content/uploads/2012/01/miras5.jpg" alt="" title="miras5" width="425" height="319" class="alignleft size-full wp-image-293" /></a></p>
<p>Ya Allah, udah jelas-jelas mereka melanggar aturan-Mu. Masih aja cari pembenaran&#8230;<br />
Lihat saja sudah banyak dampak negatif yang merugikan masyarakat. Kalo masyarakat tidak mau rugi BASMI KHAMR, atau dengan cara tidak mengonsumsinya saja.</p>
<p><strong>Korupsi</strong><br />
<a href="http://kamil.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Money_Cat_Wallpaper_v60nt.jpg"><img src="http://kamil.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Money_Cat_Wallpaper_v60nt.jpg" alt="" title="Money_Cat_Wallpaper_v60nt" width="350" height="250" class="alignleft size-full wp-image-294" /></a></p>
<p>Udah jelas-jelas haram, merugikan, dan menghancurkan. Eh, masih dilakukan. Gilirannya ketangkep, eh, hukumannya ringan. Harusnya hukuman korupsi itu dibuat berdasarkan fungsi polinom dari jumlah yang dicurinya ! bukan berdasarkan ketidakadilan ! orang miskin mana bisa sewa pengacara, buat makan aja susah.</p>
<p><strong>Pacaran Sebelum Nikah</strong><br />
<a href="http://kamil.web.id/wp-content/uploads/2012/01/two-cats-dating.jpg"><img src="http://kamil.web.id/wp-content/uploads/2012/01/two-cats-dating-300x240.jpg" alt="" title="two cats dating" width="300" height="240" class="alignleft size-medium wp-image-290" /></a></p>
<p>Mau ngeles gimanapun juga, pacaran sebelum nikah itu adalah jalan tol menuju kemaksiatan.</p>
<p><strong>Ngebokep</strong><br />
<a href="http://kamil.web.id/wp-content/uploads/2012/01/cat-busted.jpg"><img src="http://kamil.web.id/wp-content/uploads/2012/01/cat-busted.jpg" alt="" title="cat busted" width="500" height="375" class="alignleft size-full wp-image-291" /></a></p>
<p>*kekecewaan tidak bisa diungkap dengan kata-kata*</p>
<p><strong>Konflik yang Dicampuradukkan dengan Agama</strong><br />
<a href="http://kamil.web.id/wp-content/uploads/2012/01/cat-fight-a-dog.jpg"><img src="http://kamil.web.id/wp-content/uploads/2012/01/cat-fight-a-dog.jpg" alt="" title="cat-fight-a-dog" width="400" height="268" class="alignleft size-full wp-image-292" /></a></p>
<p>Padahal, kami di islam mengajarkan toleransi yang wajar. Kok begini sih -_-, ya merekanya ngga wajar, ya maksa lah, ya gimana-gimana lah</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamil.web.id/blog/2012/01/23/all-i-can-do-is-facepalm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ciri-ciri Orang yang Bersih Hatinya</title>
		<link>http://kamil.web.id/blog/2012/01/01/ciri-ciri-orang-yang-bersih-hatinya/</link>
		<comments>http://kamil.web.id/blog/2012/01/01/ciri-ciri-orang-yang-bersih-hatinya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2012 04:02:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irfan Kamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamil.web.id/?p=279</guid>
		<description><![CDATA[1. Hidupnya tenang 2. Bisa mengontrol amarah dan murah senyum 3. Sering ditolong orang 4. Dicintai dan dihargai orang-orang sekitar 5. Didekati oleh anak-anak 6. Dicintai alam]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1. Hidupnya tenang<br />
2. Bisa mengontrol amarah dan murah senyum<br />
3. Sering ditolong orang<br />
4. Dicintai dan dihargai orang-orang sekitar<br />
5. Didekati oleh anak-anak<br />
6. Dicintai alam</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamil.web.id/blog/2012/01/01/ciri-ciri-orang-yang-bersih-hatinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>My Weekly Dose of Manga</title>
		<link>http://kamil.web.id/blog/2011/12/11/my-weekly-dose-of-manga/</link>
		<comments>http://kamil.web.id/blog/2011/12/11/my-weekly-dose-of-manga/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Dec 2011 03:09:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irfan Kamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamil.web.id/?p=268</guid>
		<description><![CDATA[Wednesday : One Piece from mangastream.com Thursday : Hunter x Hunter from mangastream.com Friday : Kimi no Iru Machi, Beelzebub from redhawkscans.com Saturday : Kagami no Kuni Harisugawa, The World God Only Knows from redhawkscans.com Sunday : Fairy Tail from mangastream.com inactive project : Until Death Do Us Part, GTO Shonan 14 Days]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wednesday : One Piece from mangastream.com<br />
Thursday : Hunter x Hunter from mangastream.com<br />
Friday : Kimi no Iru Machi, Beelzebub from redhawkscans.com<br />
Saturday : Kagami no Kuni Harisugawa, The World God Only Knows from redhawkscans.com<br />
Sunday : Fairy Tail from mangastream.com</p>
<p>inactive project : Until Death Do Us Part, GTO Shonan 14 Days</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamil.web.id/blog/2011/12/11/my-weekly-dose-of-manga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pacaran yang Syar’i, Mungkinkah???</title>
		<link>http://kamil.web.id/blog/2011/10/07/pacaran-yang-syar%e2%80%99i-mungkinkah/</link>
		<comments>http://kamil.web.id/blog/2011/10/07/pacaran-yang-syar%e2%80%99i-mungkinkah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Oct 2011 23:43:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irfan Kamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Repost]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamil.web.id/?p=263</guid>
		<description><![CDATA[Diambil dari Rubrik “Ustadz Menjawab” (www.eramuslim.com) yang diasuh oleh Ustadz Ahmad Sarwat, Lc. Pertanyaan: Assalamualaikum. Pak ustadz, saya mau nanya sebenarnya boleh gak sih pacaran itu? Soalnya temen-temen saya pada bilang tergantung niatnya. Terima kasih atas perhatiannya. Assalamualaikum, Jawaban : Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh Al-hamdulillah, wash-shalatu wassalamu ‘ala rasulillah, wa ba’du Bukan tergantung niatnya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Diambil dari Rubrik “Ustadz Menjawab” (www.eramuslim.com) yang diasuh oleh Ustadz Ahmad Sarwat, Lc.</p>
<p>Pertanyaan:</p>
<blockquote><p>    Assalamualaikum.<br />
    Pak ustadz, saya mau nanya sebenarnya boleh gak sih pacaran itu? Soalnya temen-temen saya pada bilang tergantung niatnya. Terima kasih atas perhatiannya.<br />
    Assalamualaikum,</p></blockquote>
<p>Jawaban :</p>
<p>Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh<br />
Al-hamdulillah, wash-shalatu wassalamu ‘ala rasulillah, wa ba’du</p>
<p>Bukan tergantung niatnya, tapi tergantung caranya. Kalau niatnya, pastilah semuanya berniat baik-baik. Namun yang menjadi masalah justru pada caranya. Katakanlah niatnya baik, yaitu untuk dijadikan ajang penjajakan atau saling kenal satu sama lain, menuju ke jenjang berikutnya yaitu perkawinan. Nah, niat yang seperti ini sebenarnya bisa diterima secara syariah.</p>
<p>Memang di dalam syariah Islam, sebelum seseorang menetapkan calon pasangan hidup, ada anjuran untuk melakukan penjajakan. Agar terjadi saling kenal dan saling paham, antara calon suami dan calon istri. Hal seperti ini tidak dilarang dalam Islam, bahkan sebaliknya, justru amat dianjurkan.</p>
<p>Sebab dahulu ada seorang shahabat yang bercerita bahwa dalam waktu dekat akan dia akan melangsungkan pernikahan dengan seorang wanita. Ketika Rasulullah SAW menanyakan apakah dia sudah mengenal calon istrinya, shahabat itu mengatakan belum. Maka Rasulullah SAW memerintahkannya untuk mendatangi wanita itu, untuk mengenal lebih dalam, sebelum memastikan pernikahannya.</p>
<p>Jadi dari sisi tujuan, sebenarnya sudah benar, yaitu bila tujuannya untuk saling mengenal (ta’aruf). Tinggal bagaimana teknisnya, itulah yang justru menjadi batas halal dan haramnya.</p>
<p>Kalau teknisnya adalah dengan jalan-jalan berdua, naik motor boncengan bersama, bergandengan, berpelukan, kencan makan malam berdua di tempat romantis, atau bahkan sampai liburan berdua, menginap di hotel (chek in) dan yang sejenisnya, tentu saja haram. Bahkan sekedar apel atau wakuncar sekalipun tetap haram, jika mereka melakukannya hanya berdua saja, tanpa ada kehadiran mahramnya. Meski niatnya baik, tapi bila caranya haram, maka pacaran itu hukumnya haram.</p>
<p>Lalu bagaimana yang halal?</p>
<p>Minimal tidak terjadi khalwat (berduaan), sebab yang ketiganya adalah syetan. Sebagaimana telah dilarang oleh Rasulullah SAW:</p>
<p>Dari Ibnu Abbas ra. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah seorang laki-laki berduaan (berkhalwat) dengan wanita kecuali bersama mahram” (HR Bukhari dan Muslim)</p>
<p>Dari ‘Uqbah bin ‘Amir ra. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang laki-laki berduaan (berkhalwat) dengan wanita kecuali yang ketiganya adalah syetan.” (HR Tirmizy)</p>
<p>Maka kalau mau pacaran, selain masalah niat harus suci, pastikan tidak ada acara berdua-duaan. Pacaran harus ditemani langsung oleh ayah si gadis. Atau saudara laki-lakinya atau siapapun yang menjadi mahramnya.</p>
<p>Kalau berdua-duaan saja sudah haram, apalagi sentuhan tangan, baik untuk bersalaman, atau pun berpegangan tangan, berpelukan atau pun mengenggam jari pasangannya.</p>
<p>Dan yang lebih penting dari semua itu, masing-masing tetap wajib menutup aurat sesuai dengan aturan syariah. Yang wanita wajib memakai pakaian yang menutupi seluruh tubuhnya kecuali wajah dan kedua tapak tangan. Pakaian itu harus lebar, tidak mencetak lekuk tubuh, tidak tipis atau transparan, juga tidak memakai wewangian yang mengundang nafsu seorang laki-laki. Tidak menggunakan make berlebihan pun yang juga bisa mengundang daya tarik calon suami, sebab biar bagaimana pun mereka masih orang asing, tidak halal hukumnya, kecuali setelah terjadinya akad nikah yang sah.</p>
<p>Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Al-Ahzab: 59)</p>
<p>Bila masing-masing pihak telah merasa cocok, sebaiknya tidak perlu menunggu terlalu lama untuk segera menikah. Sebab selama masa menunggu itu, syetan tetap saja mengintai dan mencari serta mencuri-curi kesempatan untuk masuk ke celah-celah yang rawan. Kalau memang tidak ada alasan yang telalu syar’i, semakin cepat ke hari pernikahan akan semakin baik. Jangan biarkan relung hati disusupi dan disisipi iblis laknatullah.</p>
<p>Wallahu a’lam bish-shawab, Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamil.web.id/blog/2011/10/07/pacaran-yang-syar%e2%80%99i-mungkinkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lirik Lengkap Lagu Indonesia Raya</title>
		<link>http://kamil.web.id/blog/2011/08/26/lirik-lengkap-lagu-indonesia-raya/</link>
		<comments>http://kamil.web.id/blog/2011/08/26/lirik-lengkap-lagu-indonesia-raya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Aug 2011 13:11:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irfan Kamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamil.web.id/?p=246</guid>
		<description><![CDATA[Cipt. W. R. Supratman Indonesia tanah airku, Tanah tumpah darahku. Di sanalah aku berdiri, Jadi pandu ibuku. Indonesia kebangsaanku, Bangsa dan tanah airku, Marilah kita berseru, Indonesia bersatu! Hiduplah tanahku, Hiduplah neg’riku, Bangsaku, Rakyatku, semuanya, Bangunlah jiwanya,  Bangunlah badannya, Untuk Indonesia Raya. II Indonesia, tanah yang mulia, Tanah kita yang kaya. Di sanalah aku berdiri, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cipt. W. R. Supratman<br />
Indonesia tanah airku,<br />
Tanah tumpah darahku.<br />
Di sanalah aku berdiri,<br />
Jadi pandu ibuku.</p>
<p>Indonesia kebangsaanku,<br />
Bangsa dan tanah airku,<br />
Marilah kita berseru,<br />
Indonesia bersatu!</p>
<p>Hiduplah tanahku, Hiduplah neg’riku,<br />
Bangsaku, Rakyatku, semuanya,<br />
Bangunlah jiwanya,  Bangunlah badannya,<br />
Untuk Indonesia Raya.</p>
<p>II<br />
Indonesia, tanah yang mulia,<br />
Tanah kita yang kaya.<br />
Di sanalah aku berdiri,<br />
Untuk s’lama-lamanya.</p>
<p>Indonesia, tanah pusaka,<br />
P’saka kita semuanya,<br />
Marilah kita mendoa,<br />
Indonesia bahagia.</p>
<p>Suburlah tanahnya, Suburlah jiwanya,<br />
Bangsanya, Rakyatnya, semuanya!<br />
Sadarlah hatinya, Sadarlah budinya,<br />
Untuk Indonesia Raya.</p>
<p>III</p>
<p>Indonesia, tanah yang suci,<br />
Tanah kita yang sakti,<br />
Di sanalah aku berdiri,<br />
N’jaga ibu sejati.</p>
<p>Indonesia, tanah berseri,<br />
Tanah yang aku sayangi,<br />
Marilah kita berjanji,<br />
Indonesia abadi.</p>
<p>S’lamatlah rakyatnya,  S’lamatlah putranya,<br />
Pulaunya, lautnya, semuanya,<br />
Majulah Neg’rinya,  Majulah pandunya,<br />
Untuk Indonesia Raya.</p>
<p>Refrain</p>
<p>Indonesia Raya!<br />
Merdeka! Merdeka!<br />
Tanahku, neg’riku yang kucinta!</p>
<p>Indonesia Raya!<br />
Merdeka! Merdeka!<br />
Hiduplah Indonesia Raya!</p>
<p>[verse 2 dan 3 nya ngena banget dan sedih urang bacanya, ngeliat keadaan negri kita kayak gini]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamil.web.id/blog/2011/08/26/lirik-lengkap-lagu-indonesia-raya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadikan Sholat dan Sabar Sebagai Penolongmu</title>
		<link>http://kamil.web.id/blog/2011/07/10/jadikan-sholat-dan-sabar-sebagai-penolongmu/</link>
		<comments>http://kamil.web.id/blog/2011/07/10/jadikan-sholat-dan-sabar-sebagai-penolongmu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jul 2011 00:17:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irfan Kamil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Repost]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamil.web.id/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (yaitu) orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya”. (Al-Baqarah: 45-46) Ibnu Katsir menjelaskan satu prinsip dan kaidah dalam memahami Al-Qur’an berdasarkan ayat ini bahwa meskipun ayat ini bersifat khusus ditujukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (yaitu) orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya”. (Al-Baqarah: 45-46)</p>
<p>Ibnu Katsir menjelaskan satu prinsip dan kaidah dalam memahami Al-Qur’an berdasarkan ayat ini bahwa meskipun ayat ini bersifat khusus ditujukan kepada Bani Israel karena konteks ayat sebelum dan sesudahnya ditujukan kepada mereka, namun secara esensi bersifat umum ditujukan untuk mereka dan selain mereka. Bahkan setiap ayat Al-Qur’an, langsung atau tidak langsung sesungguhnya lebih diarahkan kepada orang-orang yang beriman, karena hanya mereka yang mau dan siap menerima pelajaran dan petunjuk apapun dari Kitabullah. Maka peristiwa yang diceritakan Allah Taala tentang Bani Israel, terkandung di dalamnya perintah agar orang-orang yang beriman mengambil pelajaran dari peristiwa yang dialami mereka. Begitulah kaidah dalam setiap ayat Al-Qur’an sehingga kita bisa mengambil bagian dari setiap ayat Allah swt. “Al-Ibratu Bi’umumil Lafzhi La Bikhusus sabab” (Yang harus dijadikan dasar pedoman dalam memahami Al-Qur’an adalah umumnya lafazh, bukan khususnya sebab atau peristiwa yang melatarbelakanginya”.</p>
<p>Perintah dalam ayat di atas sekaligus merupakan solusi agar umat secara kolektif bisa mengatasi dengan baik segala kesulitan dan problematika yang datang silih berganti. Sehingga melalui ayat ini, Allah memerintahkan agar kita memohon pertolongan kepada-Nya dengan senantiasa mengedepankan sikap sabar dan menjaga shalat dengan istiqamah. Kedua hal ini merupakan sarana meminta tolong yang terbaik ketika menghadapi berbagai kesulitan. Rasulullah saw selaku uswah hasanah, telah memberi contoh yang konkrit dalam mengamalkan ayat ini. Di dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dijelaskan bahwa, “Sesungguhnya Rasulullah saw apabila menghadapi suatu persoalan, beliau segera mengerjakan shalat“.</p>
<p>Huzaifah bin Yaman menuturkan, “Pada malam berlangsungnya perang Ahzab, saya menemui Rasulullah saw, sementara beliau sedang shalat seraya menutup tubuhnya dengan jubah. Bila beliau menghadapi persoalan, maka beliau akan mengerjakan shalat“. Bahkan Ali bin Abi Thalib menuturkan keadaan Rasulullah saw pada perang Badar, “Pada malam berlangsungnya perang Badar, semua kami tertidur kecuali Rasulullah, beliau shalat dan berdo’a sampai pagi“.</p>
<p>Dalam riwayat Ibnu Jarir dijelaskan bagaimana pemahaman sekaligus pengamalan sahabat Rasulullah saw terhadap ayat ini. Diriwayatkan bahwa ketika Ibnu Abbas melakukan perjalanan, kemudian sampailah berita tentang kematian saudaranya Qatsum, ia langsung menghentikan kendaraanya dan segera mengerjakan shalat dua raka’at dengan melamakan duduk. Kemudian ia bangkit dan menuju kendaraannya sambil membaca, “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’“.</p>
<p>Secara khusus untuk orang-orang yang beriman, perintah menjadikan sabar dan shalat sebagai penolong ditempatkan dalam rangkaian perintah dzikir dan syukur. “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu dan bersyukurlah kepadaKu dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)Ku. Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah swt senantiasa bersama dengan orang-orang yang sabar“. (Al-Baqarah: 152-153). Dalam kaitan dengan dzikir, menjadikan sabar dan shalat sebagai penolong adalah dzikir. Siapa yang berdzikir atau mengingat Allah dengan sabar, maka Allah akan mengingatnya dengan rahmat.<br />
Masih dalam konteks orang yang beriman, sikap sabar yang harus selalu diwujudkan adalah dalam rangka menjalankan perintah-perintah Allah Taala, karena beban berat yang ditanggungnya akan terasa ringan jika diiringi dengan sabar dan shalat. Ibnul Qayyim mengkategorikan sabar dalam rangka menjalankan perintah Allah Taala termasuk sabar yang paling tinggi nilainya dibandingkan dengan sabar dalam menghadapi musibah dan persoalan hidup.</p>
<p>Syekh Sa’id Hawa menjelaskan dalam tafsirnya, Asas fit Tafasir kenapa sabar dan shalat sangat tepat untuk dijadikan sarana meminta pertolongan kepada Allah Taala. Beliau mengungkapkan bahwa sabar dapat mendatangkan berbagai kebaikan, sedangkan shalat dapat mencegah dari berbagai perilaku keji dan munkar, disamping juga shalat dapat memberi ketenangan dan kedamaian hati. Keduanya (sabar dan shalat) digandengkan dalam kedua ayat tersebut dan tidak dipisahkan, karena sabar tidak sempurna tanpa shalat, demikian juga shalat tidak sempurna tanpa diiringi dengan kesabaran. Mengerjakan shalat dengan sempurna menuntut kesabaran dan kesabaran dapat terlihat dalam shalat seseorang.</p>
<p>Lebih rinci, syekh Sa’id Hawa menjelaskan sarana lain yang terkait dengan sabar dan shalat yang bisa dijadikan penolong. Puasa termasuk ke dalam perintah meminta tolong dengan kesabaran karena puasa adalah separuh dari kesabaran. Sedangkan membaca Al-Fatihah dan doa termasuk ke dalam perintah untuk meminta tolong dengan shalat karena Al-Fatihah itu merupakan bagian dari shalat, begitu juga dengan do’a.<br />
Memohon pertolongan hanya kepada Allah merupakan ikrar yang selalu kita lafadzkan dalam setiap shalat kita, “Hanya kepada-Mu-lah kami menyembah dan hanya kepadaMulah kami mohon pertolongan“. Agar permohonan kita diterima oleh Allah, tentu harus mengikuti tuntunan dan petunjuk-Nya. Salah satu dari petunjuk-Nya dalam memohon pertolongan adalah dengan sentiasa bersikap sabar dan memperkuat hubungan yang baik dengan-Nya dengan menjaga shalat yang berkualitas. Disinilah shalat merupakan cerminan dari penghambaan kita yang tulus kepada Allah.</p>
<p>Esensi sabar menurut Abdurrahman bin Zaid bin Aslam dapat dilihat dari dua hal: Pertama, sabar karena Allah atas apa yang disenangi-Nya, meskipun terasa berat bagi jiwa dan raga. Kedua, sabar karena Allah atas apa yang dibenci-Nya, walaupun hal itu bertentangan keinginan hawa nafsu. Siapa yang bersikap seperti ini, maka ia termasuk orang yang sabar yang Insya Allah akan mendapat tempat terhormat.</p>
<p>Betapa kita sangat membutuhkan limpahan pertolongan Allah dalam setiap aktivitas dan persoalan kehidupan kita. Adalah sangat tepat jika secara bersama-sama kita bisa mengamalkan petunjuk Allah dalam ayat di atas agar permohonan kita untuk mendapatkan pertolongan-Nya segera terealisir. Amin</p>
<p>Oleh <em>Dr. Attabiq Luthfi, MA</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamil.web.id/blog/2011/07/10/jadikan-sholat-dan-sabar-sebagai-penolongmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

