Bukan Milikku

Yang aku sesali bukan sebuah perkenalan dan pertemuan ataupun perpisahan.

Tapi, sebuah kedekatan yang kau ciptakan seiring waktu berjalan.

Menggerus hati keras ini seperti air yg merapuhkan batu.

Perlahan namun pasti kau melakukan semua itu.

Lalu kemudian hati ini tenggelam dalam kedekatan itu.

Sampai suatu hari kau pergi dan tak peduli lagi.

Aku di sini masih terdiam,

Masih tenggelam dalam harapan harapan hampa tanpa ada sebuah kepastian.


Iya, maksudnya teks diatas bukan milikku. Tapi hasil copas dari post FB teman di bawah. Yang lagi bikin novel 😂

Tapi, tahukah anda akhir-akhir ini lagi rame masalah anak yang bernama Afi Nihaya Faradisa dengan tulisannya yang viral terkait Agama Warisan?

Banyak sih orang orang yang counter-argument dan counter-counter-argument ke doi.

Dan akhir Mei 2017 kemaren dikejutkan dengan temuan bahwa tulisannya copas dan tanpa sumber. Paling ditambah-tambahin sedikit.

Gak masalah sih orang menyampaikan pikiran dan Re-Post-nya dari sumber lain, yang menandakan setuju dan kesamaan pemikiran. Tapi mbok ya tampilin juga lah sumbernya 😀


Tapi yang lucunya lagi adalah orang yang antipati dengan islam, yang agak liberal, dan agak agnostik awalnya pada seneng. Lalu jadi pada kegerahan :p

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *