Sintaks Waktu Acara

Pernahkah anda merasakan datang ke suatu acara tepat waktu, tapi pas di ruangan, tidak ada siapa-siapa?
Atau acara ngaret parah sampai berjam?

Sebagaimanapun manusia berencana, Tuhan-lah yang menentukan

Namun apa salahnya kalau kita membuat presisi apa yang kita rencanakan sehingga jelas bagi semua orang.

Jadi kita bisa membuat representasi khusus untuk menyatakan waktu kedatangan persiapan, atau waktu toleransi keterlambatan. Misal:

  • Pesawat berangkat jam 14.00. Penumpang harus boarding 30 menit sebelum keberangkatan. Jadi representasi waktunya 14:00 C30
  • Kuliah umum dimulai pukul 9:00. Peserta diberi toleransi keterlambatan 15 menit, dan setelah itu pintu dikunci. Representasi waktunya 9:00 T15
  • Rapat dimulai pukul 13:00. Apapun yang terjadi, mau yang dateng masih sedikit, belum semua datang, atau udah komplit, rapat tetap dimulai. Representasi Waktunya 13:00 T0

Jika anda setuju, sebarkan! (dah berasa hoax aja 😂)

Indikator Kebangkitan Islam

Menurut salah satu hadis sahih, salah satu indikator kebangkitan islam adalah sholat subuh yang seperti sholat jum’at.

Perlu diakui bahwa gerakan subuh berjamaan nasional, follow up dari gerakan 212 memperlihatkan hasil yang remarkable. Masjid yang diadakan acara-nya penuh sekali sampai tumpah-tumpah..

Tapi, kalau kita lihat statistik. Misalkan dalam satu kota ada 4.000 masjid + mushola, dan 1.500 diantaranya adalah masjid jami (yang bisa dipenuhi minimal 40 orang). Kalau hari tertentu pada event tertentu, bisa ada 10 masjid yang penuh. Berarti baru 10 / 1.500 atau sekitar 0,67%. Kalau tidak ada event, ya jumlah saf di masjid besar pun tidaklah seberapa.

Bagaimana kalau tidak ada event tersebut? Sebenarnya, kurang lebih orang yang ikut event tersebut sebenarnya sehari-hari sholat subuh di masjid masing2 dekat rumahnya. Hal ini bisa jadi bagus kalau semangat subuh berjamaah ini ditularkan ke tetangga / orang sekitar dari masing-masing yang sudah sholat subuh di masjid berjamaah.

Itung-itungannya, supaya bisa 100% tercapai, masing-masing orang mengajak 150 tetangga sekitarnya untuk sholat subuh berjamaah di masjid. Dan kalau dipertimbangkan probabilitas overlap dengan rata-rata 1 orang diingatkan oleh 3 orang, berarti mengajak-nya perlu ke 450 orang.

Banyak juga dah 😅

Tapi coba kita itung-itungan real-nya gimana.

Rata-rata, orang di media sosial punya friend 300 orang. Kontak HP ada 500 orang. Dan reach grup whatsapp bisa sampai 1000 anggota. Kalaulah channel ini dimaksimalkan, ya apalah yang tidak mungkin.

Kalau mau geriliya nggedor pintu orang silaturahim, jika sehari bisa ngegedor 3 pintu, perlu 50 hari untuk menggedor 150 rumah, dengan perkiraan 1 rumah rata-rata berisi 3 orang. Tapi ya cara ini butuh keberanian, karisma, kelihaian, kemampuan memengaruhi, dan mental yang kuat.

Sesulit apapun kondisinya, apalah yang tidak mungkin. Yang penting kita sudah berusaha berada di pihak yang saling mengingatkan akan kebenaran dan kesabaran.