Konflik dalam Doa

Suatu hari seseorang menghadiahkan kucing persia ke ibuku. Kucing itu pun tinggal di rumahku. Kucing itu diberi nama Luna.

Namun, karena Luna masih baru tinggal di rumah beberapa hari, ia pun belum beradaptasi. Seringkali buang air di atas kasur. Kasur kamarku, kasur kamar ibu, dan kasur kamar adik. Alhasil aku-pun kesal.

Aku punya habit, setiap subuh aku memanjatkan 9 doa tentang apa yang aku inginkan, dan setiap maghrib memanjatkan 9 doa tentang apa yang aku berlindung terhadapnya. Beberapa doa yang terpanjat setelah aku kesal adalah:

  • Lindungilah aku dari gangguan makhluk-Mu, dan
  • Lindungilah harta yang engkau titipkan kepada-ku

Yang terjadi adalah… si Luna dicuri oleh para pengamen yang sering nongkrong di depan rumah. Dan kelihatannya seolah-olah doa-ku ini tidak terkabul karena:

  • Gangguan pencuri (makhluk manusia) tetap terjadi
  • Harta (kucing) tetap hilang

Namun, apabila dicermati lagi, sebetulnya doa tersebut terkabul, karena:

  • Aku terlindungi dari gangguan kucing yang mungkin kedepannya bakal buang air di dalam rumah lagi
  • Harta-ku terlindungi dari cost memelihara kucing yang mahal. Masa grooming aja 70 ribu, belum lagi makanyannya 2 minggu 100 ribu.

Yah, saya sih hanya orang yang ngga tahu mana yang terbaik. Yang pasti, Allah tahu mana yang terbaik.

P.S. ketika para pengamen diinterogasi, mereka ngaku-nya ngga tau. Padahal, jelas-jelas ada foto buktinya tuh kucing diambil. (foto: kucing-nya di tengah)

WhatsApp-Image-20160430 (1) WhatsApp-Image-20160430

Uang Jajan Anak

Berikan anak uang jajan per-harinya
– Maka ia akan belajar mengatur uangnya sehari-hari

Berikan anak uang jajan per-minggunya
– Maka ia akan belajar mengatur pengeluarannya

Berikan anak uang jajan per-bulannya
– Maka ia akan belajar menabung dan berhutang

Jangan berikan anak uang jajan
– Maka ia akan belajar untuk mencari uang dan bertahan tanpa uang